BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Sunday, 11 October 2009

Pimpinlah hati menggunakan akal. Jangan memimpin akal menggunakan hati.

Kesedihan boleh membuat hidup menjadi keruh. Ia tidak ubah seperti racun berbisa bagi jiwa yang boleh menyebabkan ia lemah semangat, hilang ghairah dan kacau dalam kehidupan hidup.

Dan ia akan berakhir dengan sikap tidak peduli pada kebaikan. Sedang sikap tidak peduli pada kebaikan dan hilang semangat untuk mencapai kebahagiaan akan berakhir dengan pesimisme dan kebinasaan yang dahsyat.

Manusia yang bijaksana ialah orang yang tidak mengharap dan tidak gentar dengan apa juga yang akan datang pada masa depan.

Bila kamu mengisi hati kamu dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, kamu tidak memiliki hari ini untuk kamu syukuri.

Luahan dan curahan perasaan tidak puas hati itu adalah lebih baik daripada memendam dan melepaskan kemarahan tanpa memberi penjelasan.

Hati orang yang bodoh itu di dalam mulutnya, tetapi mulut orang yang bijaksana di dalam hatinya.

Binaan yang paling indah di dunia ialah sebuah jambatan harapan merentasi sebuah sungai kekecewaan (putus asa).

Sahabat...

Janganlah kita memandang rendah erti persahabatan, kerana dalam hidup ini kita tidak mampu melangkah seorang diri tanpa seorang sahabat.

Orang yang suka mengkhianati teman sendiri adalah ibarat binatang yang suka memakan bangkai. Bertambah busuk bangkai bertambah pula seleranya

Teman yang banyak boleh diibaratkan seperti pasir pasir di pantai tetapi teman yang satu adalah mutiara di antara pasir pasir itu.

Teman ketawa bagaikan air di daun keladi walau tercurah tak berkesan. Tapi sahabat sejati bagai air lalu walau dicincang ia tak mungkin kan putus.

Bersahabatlah dengan hatimu terlebih dahulu daripada bersahabat dengan orang lain.

Musuhmu adalah sahabatmu yang akrab.

Persahabatan yang begitu erat punya pengertian yang dalam bagi kita yang menghargainya.

Tidaklah kita dapat mengenal oranglain melainkan dengan 3 waktu.Tidak dapat diketahui adakan seorang itu pemaaf melainkan ketika dia marah. Tidak dapat dikenal seorang itu berani melainkan pada waktu berjuang. Tidak dapat dikenal sahabat melainkan waktu kesusahan.

Dua sahabat yang sejati akan selari dalam apa jua bidang yang diceburi, dan saling memahami antara mereka.

Terlalu sukar menjalin persahabatan kerana ia adalah pertautan hati bukan pertautan fikiran, lebih-lebih lagi bukan hubungan kebendaan semata.

Persahabatan yang akrab tidak akan dapat dipisahkan melainkan dengan kematian.

Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran.Dialah hiasan dikala kamu senang dan perisai diwaktu kamu susah.

Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu didalam hatimu dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya.

Sahabat adalah anugerah Tuhan untuk menjaga kitaRasa hormat tidak selalu membawa kepada persahabatan,tapi jangan pernah menyesal untuk bertemu dengan orang lain tetapi menyesallah jika orang itu menyesal bertemu dengan kamu.

Kamu tidak akan pernah memiliki seorang teman,jika kamu mengharapkan seseorang tanpa kesalahankerana semua manusia itu baik kalau kamu dapat melihat kebaikannya dan menyenangkan kalau kamu dapat melihat keunikannya. Tetapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan kalau kamu tidak dapat melihat keduanya.

Usaha itu ibarat anak tangga...makin naik makin tinggi...

*Mimpi tidak akan menjadi kenyataan jika kita asyik tidur.

* Orang yang bijak mempelajari banyak perkara daripada musuhnya sendiri.

* Terdapat banyak kemungkinan untuk gagal kerana kejayaan hanya boleh dicapai dengan satu perkara iaitu USAHA.

* Ketika ditimpa bencana, kita akan mengenali yang mana satu lawan & yang mana satu kawan.

*Pemimpin yang baik akan memikul kesalahan & tidak mengejar nama.

* Rumah tanpa buku umpama bilik tanpa tingkap.

* Kebocoran yang kecil masih boleh menenggelamkan sebuah kapal yang besar.

* Tiada hadiah yang lebih berharga daripada nasihat yang baik.

* Nyanyian ibu untuk menidurkan anaknya ketika kecil adalah suara yang paling merdu di dunia.

* Tanpa permulaan, anda tidak akan sampai ke mana-mana.

* Berdoa dan meminta bukannya perkara yang sama.

* Kegagalan adalah permulaan kepada kejayaan.

* Fikiran membawa kepada pekerjaan. Pekerjaan membawa kepada kejayaan. Kejayaan membawa kepada impian.

Friday, 9 October 2009

What is Islam
Maulana Wahiduddin Khan
Islam is founded on the realization of the One Supreme God, a realization which necessarily leads to the observance of certain fundamental acts that are elaborated further by the religion. The following fundamentals are basic to Islam and provide a sound overview of the religion:

Iman (Faith)The literal meaning of Iman is to believe in or to have faith in something. That is, to accept Islam with conviction. This deep faith is attainable through realization alone. Hence it would be proper to say that faith is a discovery and that there is no discovery greater than the discovery of God.
Islam (Surrender to God)Islam means to submit or to surrender with a full realization of God. Man abandons his ego, his freedom, and surrenders himself before God completely. In all matters of life he obeys God’s commandments. He begins to lead a restrained life instead of a permissive one. This is what is called Islam.

Dhikr (Remembrance)Dhikr means to remember—in Islamic terminology it means to remember God. When man discovers God, the Creator, the Almighty, Who will reward as well as punish for our good and bad deeds, it is inevitable that the thought of God comes to dominate one’s mind. At all times and in all situations one remembers God. This remembrance is known as dhikr. When a person has reached this stage, this is a sure indication that he has found God with all His attributes.

Salat (Prayer)Salat means prayer. It forms the most important part of Islamic worship. It is obligatory for a Muslim to offer prayer five times a day. Besides this, Nafil (voluntary prayer) may be said at other times. The spirit of salah is khushu which means submission. Salat is intended to inculcate a deep sense of submission in a believer, which is expressed externally by his physical bowing in the postures of ruku and sajda.
Sawm (Fasting)The literal meaning of sawm is abstinence. Sawm is a form of worship which has to be observed annually, in the month of Ramadan. The outward form of sawm is abstinence from eating and drinking from morning till sunset. The inner state of sawm is renunciation of all things that God has forbidden, directly or indirectly. When a man fasts, observing all these aspects of fasting, spirituality is produced within him. He comes to experience closeness with God.

Zakat (alms-giving)Zakat means purity. This means that a man purifies his earnings by giving away one part of them in the path of God. In this way, zakat awakens the sense in man not to consider his earnings as his own possession, but a gift of God. Zakat is, in essence, a practical acknowledgement of God’s bounties. And this admission is no doubt the greatest form of worship.

Hajj (Pilgrimage)Hajj means pilgrimage. That is, visiting sacred places in Hijaz in the month of Zul Hijja in order to perform the annual worship of Hajj required of a believer once in a lifetime. Hajj is a symbol of Islamic unity. It is through Hajj that interaction takes place between Muslims on an international scale. Then it is also through Hajj that Muslims from all over the world are reminded of Abraham’s sacrifice. On the pilgrimage they also witness the historical places associated with the Prophet of Islam. In this way they return with a long-lasting inspiration, which continues to activate them to adhere to the path of God throughout their lives.

Dawah (Invocation)Dawah means to call, to invite. A Muslim who has received the message of God must do his utmost to communicate this message to other human beings. This dawah work in its nature is a prophetic task. The more one follows the way of the Prophet in the performance of this task, the greater the reward one will receive for it.
Jihad (Struggle)The literal meaning of jihad is to strive or to struggle. In the present world, most of the time one has to work for Islam in adverse circumstances. In such circumstances, working for religion through struggle and sacrifice is called jihad. This jihad involves struggling with one’s own self as well. Struggling to communicate the word of God to others is also jihad. In a similar way when any power commits aggression against Islam then, at that moment, rising in defense against that power too is jihad.

Sabr (Patience)Sabr means patience, for example, restraining oneself from any adverse reaction when faced with an unpleasant situation. On all such occasions, one must be able to offer a positive response instead of a negative one. This is essential. For, in this present world, unpleasant events set in motion by others have to be faced time and again. If one is invariably provoked on such occasions and reacts negatively, the desired personality will not develop in one. All the teachings of religion require a positive psychology. Therefore, one who loses patience will be able neither to imbibe religious instruction nor to pass it on to others.

Monday, 20 July 2009

nie kak zetty, ex-housemate ktorg...

walau pun akak dah xde,
tp owg xpenah lupe akak.
akak sentiase dalam ingatan..
harap akak success n' happy salu
cam mase 1st time owg kenal akak..
miss you kak zets...tk

kadang-kadang...
xsume yang kite nk kite akan dapat.
kadang-kadang...
kite perlu menangis agar hati kembali senyum.
andainya hati begitu pedih,
bawakan bayu lautan yang dalam berhembus ke jiwa.
hati yang pilu terase sunyi,
hati yang gelisah ternanti-nanti..
menangislah,
airmata pengubat kepedihan.
andainya langitmu makin biru,
usah biarkan awan membawe mendung hadir di kalbu.
kadang-kadang...
kite harus berjuang walau tahu akan mati di situ.
serulah hujan,
biar ianya menjadi pengganti,
airmatamu...

Saturday, 18 July 2009

robot video for show

shows video